Minggu ini sungguh minggu yang sibuk. Sabtu minggu lalu, saat saya mencoba menyusun jadwal untuk minggu ini, saya jadi ngeri sendiri. Proposal yang saya ingin selesaikan minggu lalu blm selesai, jadi dibawa ke minggu ini. Lalu ada 1 conference paper yang harus dikirim Jumat 14 Nov. Ini sudah extended deadline, jadi sepertinya kali ini benar2 deadline. Lalu ada tugas kuliah seepage yang harus diselesaikan Sabtu 15 Nov. Saya belum mengerjakan sama sekali. Ini pertama kalinya saya mengabaikan kuliah saya…hiks. Tapi bagaimana, memang saat ini prioritas saya pada proposal research. Lalu ada pula tutorial utk anak undergrad, 3 kali dalam minggu ini. Bahannya cable structures, saya belum pernah belajar (hanya pernah sekilas dulu di kelas baja lanjut). Saya sadar tidak bisa semuanya selesai dengan sempurna…bisa selesai pun sudah bagus.

Ini baru saja memberikan draft proposal dan paper ke Prof. Saya bilang ke dia, ada bbrp hal yg blm selesai saya kerjakan, tapi waktu mendesak. Jadi saya tulis saja apa yg sudah selesai, silakan dinilai apakah itu sudah cukup atau belum. Sambil menunggu prof baca, saya akan teruskan yg blm selesai. Kl papernya dinilai tidak layak dipublikasikan, ya saya akan (harus) belajar menerima. Sebab memang inilah yang terbaik yang saya bisa kerjakan dalam waktu yang terbatas ini.

Bersyukur untuk minggu ini. Setiap malam saya selalu merasa ngeri dg banyaknya tugas yg masih menumpuk, tapi setiap pagi saya selalu diberi semangat yang baru. Tiap pagi selalu ada perasaan, ah, ada banyak hal yang bisa diselesaikan hari ini😀 Bersyukur sudah boleh menulis proposal dan paper. Berdoa supaya bisa menerima apapun komentar Prof😦

Dan sekarang harus mengerjakan tugas kuliah. Ada kemungkinan prof yg ngajar kuliah ini akan jadi dosen penguji saya, jadi mesti memberikan kesan yg baik dulu padanya, saya pikir.