Ada dua buah dokumen yang menurut saya berguna untuk dibaca oleh umat Kristen, terutama yang bersemangat untuk kesatuan gereja. Ada banyak lagi sepertinya dokumen bersama seperti ini, tetapi yang saya baca baru dua ini.

1. dokumen bersama Gereja Katolik Roma dan Gereja Lutheran tentang doktrin keselamatan. Dokumen ini telah disahkan oleh pimpinan masing2 gereja. Membahas tentang pengertian kedua gereja tentang keselamatan / pembenaran. Setahu saya, kaum Lutheran (dan Protestan secara umum) suka bersikeras tentang kalimat ‘keselamatan hanya oleh kasih karunia’, dalam rangka mengkritik Gereja Katolik yang suka menekankan tentang perbuatan baik.  Penekanan pada perbuatan baik ini dianggap meremehkan penebusan Kristus di kayu salib.

Kesimpulan dokumen ini: sebenarnya kedua gereja mengimani kebenaran yang sama mengenai doktrin keselamatan / pembenaran, dan perbedaan yang ada mengenai penguraian detail ajaran ini, dan penekanan2  pada aspek tertentu dari doktrin ini adalah hal yang dapat diterima. Sehingga (ini yang penting disimak) doktrin pembenaran tidak lagi termasuk di dalam daftar hal2 yang mengakibatkan perpecahan dan saling mengutuk antara kedua gereja di abad 16 dulu.

Kalimat penutup dokumen ini sungguh menyentuh:

“We give thanks to the Lord for this decisive step forward on the way to overcoming the division of the church. We ask the Holy Spirit to lead us further toward that visible unity which is Christ’s will.”

2. dokumen bersama Gereja Katolik Roma dan Gereja Anglikan tentang Maria. Dokumen ini masih dalam tahap usulan. Membahas tentang pandangan kedua gereja tentang peran Maria bagi Gereja. Kaum Protestan (dan sebagian Anglikan juga, tampaknya) sering beranggapan Gereja Katolik menyembah Bunda Maria. Hal ini tentunya salah dan harus ditentang, demikian tanggapan kaum Protestan.  Macam2 hal dibahas di dokumen ini: tentang praktek meminta Maria mendoakan kita yang dipraktekkan oleh umat Katolik, tentang ajaran bahwa Maria tidak berdosa, tentang penampakan2 semacam di Lourdes.  Kesimpulan dokumen ini antara lain: kedua gereja mengimani bahwa pemahaman kita tentang peranan Maria tidak boleh bertentangan dengan iman bahwa Kristuslah satu-satunya perantara dan haruslah dipimpin terang Alkitab, bahwa Maria serta para kudus berdoa bagi Gereja, dan bahwa praktek meminta Bunda dan para kudus berdoa untuk kita bukanlah hal yang menghalangi persatuan gereja.

Jesus-praying

“Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”

(Yoh 17:20)